Sejarah Madrasah


Sejarah singkat berdirinya
QS. Mujadillah ayat 11
يَرْ فَعِ اللهُ الَّذِيْنَ اَمَنُوْ امِنْكُمْ وَالَّذِيْنَ اُوْتُو االْعِلْمِ دَرَجَتٍ                    
"Allah mengangkat/meninggikan orang beriman diantara kalian dan orang yang mereka diberi ilmu derajat"
Dasar tersebut di atas adalah yang digunakan pengurus MI Al-Islam Grobagan sebagai acuan landasan spiritual dan semangat mendirikan suatu sekolah yang berbasis agama. Dengan mengedepankan ciri khusus agama Islam di tengah pesatnya perkembangan perilaku anak terhadap tekhlogi pada saat itu. Untuk membentuk karakter siswa berakhlaqul karimah.

 Serta adanya keinginan yang kuat dari orang tua murid menyekolahkan anaknya di MI dengan menggunakan seragam yang menutupi aurat serta menginginkan hari Jum’at libur. Dan juga dukungan guru-guru TK 5 Al-Islam Grobagan serta orang tua/wali murid TK tersebut untuk melanjutkan pelajaran apa yang didapatkan di TK dan di terus di Madrasah yang tepat. Dikarenakan pada waktu belum ada madrasah yang menampung program lanjutan kurikulum TK 5 Al-Islam Grobagan Surakarta.
Keinginan tersebut direspon dengan baik oleh Pengurus Masjid At-Taqwa diantaranya;
1.      Bapak Drs. Mujahid AM, M.Pd  
2.      Bapak Drs. Ahmad Husen, MM
3.      Bapak Panggih Nugroho, S.Pd
4.      Ustadz/Ustadzah Masjid At-Taqwa Grobagan
Berawal dari sinilah, maka pada tahun 1996 dengan 16 anak didik dan 3 Guru sebuah MI didirikan dengan nama "MI Al-Islam Grobagan" untuk menampung semua aspirasi dari orang tua/wali murid yang menginginkan perubahan program pendidikan yang berbasis Islami di Kota Surakarta
Dengan modal yang minim dan semangat yang tinggi semua yang terlibat di MI terus berjuang. Dengan tiga pilar sebagai berikut :
v  Guru bersemangat mendidik serta, para siswa selalu semangat belajar
v  Orang tua bersemangat membantu kelancaran pembelajaran baik untuk membimbing belajar anak dengan membuat kelompok sendiri untuk perkembangan MI dan kesejahteraan guru. Sampai mereka rela ikut serta dalam pembangunan ruang kelas dengan dana maupun tenaga sukarela.
v  Para pengurus berjuang mencari dana demi tersedianya sarana dan prasarana MI Al-Islam Grobagan yang tahun demi tahun berkembang semakin pesat.
MI mulai dikenal masyarakat sejak muridnya kelas 5 yang bernama Anisah Nurul Shalihah mendapat peringkat 18 dalam mengikuti gelar lomba Matematika 2001 tingkat SD/MI Se-Kota Surakarta, Juara I tingkat kecamatan serengan lomba siswa teladan dan peringkat 10 untuk tingkat kota surakarta tanpa nilai non akademis (tari dan nyanyi).


Dari prestasi inilah melaksanakan ujian nasional ditempat sendiri walaupun baru berstatus terdaftar. Seiring dengan berjalannya waktu masyarakat semakin percaya kepada MI Al-Islam Grobagan dengan mengamanahkan putra-putrinya untuk dididik di MI Al-Islam Grobagan.
2.      Letak Geografisnya
Madrasah Ibtidaiyah Al-Islam Grobagan, secara struktural di bawah  pertanggung jawaban Unit Pelayanan Terpadu Daerah Dinas Pendidikan Olahraga dan Pemuda (UPTD Dikpora) Kecamatan Serengan Kota Surakarta dan di bawah administrasi Kasi Mapenda Kementerian Agama Kantor Kota Surakarta dan di bawah naungan Yayasan Perguruan Al-Islam Surakarta Secara kultural MI Al-Islam Grobagan terletak di selatan Kota Surakarta dan jarak dengan Kecamatan Grogol, Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo dekat. Menyebabkan jumlah mayoritas siswa berasal dari daerah tersebut walaupun ada juga siswa dari daerah Kabupaten Boyolali dan Kabupaten Karanganyar. Sedangkan untuk warga sekitar yang menyekolahkan khususnya satu rukun tangga atau wargapun sangat sedikit. Karena generasi pendahulu atau promosi awalnya adalah daerah pinggiran, dengan maksud dapat membina generasi pinggiran dengan akhlaq islami dengan kemajuan tehnologi dan kemudahan akses perkotaan. Yang mengakibatnya cepatnya pertumbuhan minat orang tua/ wali murid yang menitipkan di MI Al-Islam Grobagan di daerah tersebut.
Secara Geografis MI Al-Islam Grobagan terletak di Komplek Masjid At-Taqwa Grobagan, Rt. 01/III Kalurahan Danukusuman Kode Pos 57156, Kecamatan Serengan Kota Surakarta Provinsi Jawa Tengah. Jarak MI Al-Islam Grobagan dengan SD terdekat 100 meter, jarak dengan UPTD Dikpora Kecamatan Serengan 1 kilometer dan jarak dengan Kementerian Agama kurang lebih 3 kilometer. Sedangkan jarak untuk pusat pemerintahan Kota Surakarta kurang lebih 1 kilometer.
Dengan demikian lokasi ideal suatu sekolah untuk mengembangkan kualitas maupun kuantitas. Cepat tumbuhnya MI Al-Islam Grobagan salah satu faktornya adalah bagusnya letak geografis, mudahnya akses jalan menuju madrasah dan banyak sarana transportasi umum yang mendukung.
 



Tidak ada komentar:

Posting Komentar